Tuesday, May 3, 2011
Thursday, February 10, 2011
Bursa Mobil bekas berkualitas dan murah
Silahkan kunjungi Kesini. Anda bisa melihat sepesifikasinya dan juga harga-harga dari mobil yang anda inginkan. Melalui penjualan online kami akan mempermudah anda untuk bisa memiliki mobil sesuai keinginan anda dan tentunya dangan harga yang sangat murah. silahkan anda klik pada gambar di bawah ini untuk bisa melihat-lihat berbagai macam mobil yang akan kami tawarkan. :
Wednesday, June 16, 2010
Urutan Kerja mesin 4 langkah
Urutan awal proses kerja pada motor 4 langkah pada umumnya mempunyai dua proses awal kerja
yaitu secara elektrik dan mekanik.
Yang dimaksud secara elektrik disini adalah tenaga yang mengawali proses hidupnya mesin dengan cara melalui dinamo stater yang menggerakkan poros engkol sehingga mesin bisa menjadi hidup.yaitu secara elektrik dan mekanik.
Dan yang dimaksud mekanik adalah proses tenaga yang mengawali hidupnya mesin dengan cara melalui tenaga manusia dengan cara mendorong kick stater. Coba perhatikan gambar dibawah ini.
Gambar disamping adalah menunjukkan 2 proses kerja pada motor 4 langkah. yang ditandai dengan huruf adalah proses kerja secara elektrik dan yang ditandai dengan angka adalah proses kerja secara mekanik. Berikut urutan kerja dari masing proses kerja 4 langkah.
Proses kerja secara elektrikk :
A. Dinamo stater : ketika tombol stater ditekan maka arus listrik dari Accu mengalir kedalam dinamo stater sehingga menimbulkan energi gerak pada dinamo kemudian energi tersebut dikirim ke poros engkol melalui rantai yang menghubungkan dinamo dengan poros engkol.
B. Ger stater : ger stater ini terhubung oleh magnet yang menyatu dengan poros engkol dan apabila magnet tersebut kita bongkar maka dibagian belakang magnet yang menghubungkan ger tersebut terdapat 3 gotri (peluru) yang biasa disebut plendes berfungsi apa bila ger stater tersebut bergerak dengan arah beralawanan arah jarum jam maka peluru-peluru tersebut akan bergerak merapat menekan as pada poros engkol sehingga akan menggerakkan poros engkol. begitu pula sebaliknya.
C. Poros engkol : setelah mendapatkan tenaga dorongan dari dinamo stater maka poros engkol tersebut bergerak sehingga mendorong piston untuk melakukan proses pembakaran pada blok Cylinder sehingga mesin menjadi hidup. maka dengan putaran dan kecepatan tinggi kampas kopling otomatis yang terhubung dengan poros engkol akan ikut berputar pula.
D. Kampas kopling otomatis (sentrifugal) : setelah mesin dalam keadaan hidup dengan kecepatan tinggi maka akan terjadi gaya sentrifugal pada kampas kopling otomatis yang mengakibatkan mekarnya kampas tersebut sehingga kampas tersebut akan menekan rumah kopling sehingga rumah kopling ikut berputar.
E. Rumah kopling otomatis : setelah mendapatkan tenaga dorongan dari gaya sentrifugal sehingga rumah kopling tersebut ikut berputar. kemudian perputaran tersebut diteruskan oleh koping yang terdapat di bagian poros utama melalui gigi ronsel.
F. Kopling : setelah kopling mendapat dorongan dari kampas kopling otomatis melalui gigi ronsel yang tedapat pada bagian belakang rumah kopling maka rumah kopling tersebut berputar bersamaan dengan plat-plat yang terdapat pada kopling tersebut.
G. Plat-plat kopling : karena adanya tekanan yang kuat pada masing-masing plat yang menghubungkan rumah kopling dengan poros utama maka gigi ferseneling pada poros utama ikut berputar.
H. Poros utama : setelah poros utama ikut berputar maka gigi ferseneling Aktif akan ikut berputar pula
I. Gigi verseneling aktif : kerena adanya gerakan yang diberikan oleh gigi poros utama maka gigi verseneling aktif ikut berputar pula sehingga ger yang menghubungkan roda kendaraan bermotor ikut berputar.
proses kerja secara mekanik :
pada sistem kerja ini dimulai dari kebalikannya dari sistem kerja elektrik berikut urutan kerjanya :
- Kick stater : handle yang digunakan untuk mendorong kaki.
- gigi verseneling aktif
- Gigi poros utama
- Plat-plat kopling
- rumah koplling
- Romah kopling otomatis
- kampas centrivugal
- poros engkol
Sunday, May 30, 2010
CARA KERJA KOPLING
Pada rumah kopling terdapat roda gigi kopling yang biasa disebut gigi rongsel dengan jumlah gigi yang cukup banyak dan rumah kopling ini di tempatkan pada poros utama, walaupun rumah kopling ini ditempatkan pada poros utama, akan tetapi rumah kopling dapat bebas bergerak (berputar) pada poros utama tersebut.
Roda gigi kopling dihubungkan dengan roda gigi poros engkol, roda gigi poros engkol ini disebut gigi mesin atau juga disebut dengan kopling otomatis. Reduksi kedua gigi ini cukup besar yang gunanya agar mesin dapat ringan didalam menarik beban kendaraan, oleh sebab kedua roda gigi ini saling berhubungan, maka setiap mesin hidup sudah barang tentu rumah kopling akan turut berputar bersama poros engkol. Perhatikan gambar berikut ini.
Gambar berikut adalah posisi rumah kopling terdapat pada poros utama pada gigi verseneling.
Walaupun telah dipasang rumah kopling pada poros utama, belum berarti tenaga putaran dari poros engkol sudah dapat sampai pada poros utama, maka pada poros utama tersebut dipasang Hub kopling.
Untuk menyatukan antara rumah kopling dan Hub kopling, digunakan dua tipe plat kopling ini dijepit oleh piring penekan dengan bantuan pegas kopling, hal ini berarti tenaga dari poros engkol baru akan diteruskan pada poros utama.
Pada kopling otomatis tersebut biasanya banyak digunakan pada sepeda motor jenis bebek dari berbagai merek.Kopling tersebut biasa ditempatkan pada poros engkol seperti pada gambar diatas.
Sebenarnya kopling otomatis ini dilengkapi dengan duabuah kopling (double clutch), yang mana kopling pertama dapat memutuskan dan menyambungkan tenaga dari Hub kopling langsung kebagian poros engkol.
Dan kopling kedua adalah dapat memutuskan dan menyambungkan tenaga dari rumah kopling kebagian hub kopling, dengan terlebih dahulu melalui plat gesek dan plat tekan.
Kedua kopling ini dapat bekerja dengan jalan memanfaatkan gaya centrifugal yang dihasilkan oleh putaran mesin.
Hub mesin dilengkapi dengan bobot centrifugal, bobot ini sewaktu mesinya belum hidup akan ada pada posisi menutup tertarik oleh pegas. Karena bobot centrifugal menutup, maka bagian hub kopling dapat mengunci langsung dengan poros engkol.Penguncian antara Hub dan poros engkol gunanya agar swaktu mesin akan dihidupkan atau ditendang kick staternya, tenaga dari belakang akan dapat diteruskan kebagian poros engkol.
Tetapi setelah mesinnya hidup, bobot centrifugal akan terlempar keluar, sehingga antara hub dan poros engkol dapat saling terbebas satu sama lain.
Pada saat mesin mati, kemudian kita putar bagian hub ini searah dengan putaran mesin, maka hub dan poros engkol akan terkunci. Tetapi bila kita putar tidak searah dengan putaran mesin, hub ini akan dapat bebas berputar pada poros engkol tersebut.
Carakerja kopling otomatis atau juga disebut dengan copling ganda adalah
Ketika pada saat stater dihidupkan maka dinamo starer tersebut mendorong poros engkol hingga mengakibatkan mesin hidup, sehingga kopling ganda atau centrifugal yang terdapat pada poros engkol tersebut ikut berputar yang mengakibatkan beban centrifugal tersebut terlempar dan membuka yang disebabkan oleh perputaran poros engkol yang tinggi.Dikarenakan centrifugal tersebut membuka maka centrifugal tersebut secara otomatis akan menekan pada mangkoan (rumah kopling) dari dalam sehingga rumah kopling ganda tersebut akan ikut berputar. Kemudian perputaran tersebut dikirim ke kampas kopling yang berada di poros utama melalui rumah kopling, yang mana plat-plat kopling akan saling menjepit bila putaran mesin dipertinggi. Yang selanjutnya putaran dilanjutkan pada poros utama. Roda gigi pemindah tenaga ini atau yang biasa disebut dengan gigi verseneling.
Roda gigi kopling dihubungkan dengan roda gigi poros engkol, roda gigi poros engkol ini disebut gigi mesin atau juga disebut dengan kopling otomatis. Reduksi kedua gigi ini cukup besar yang gunanya agar mesin dapat ringan didalam menarik beban kendaraan, oleh sebab kedua roda gigi ini saling berhubungan, maka setiap mesin hidup sudah barang tentu rumah kopling akan turut berputar bersama poros engkol. Perhatikan gambar berikut ini.
Gambar berikut adalah posisi rumah kopling terdapat pada poros utama pada gigi verseneling.
Walaupun telah dipasang rumah kopling pada poros utama, belum berarti tenaga putaran dari poros engkol sudah dapat sampai pada poros utama, maka pada poros utama tersebut dipasang Hub kopling.
Untuk menyatukan antara rumah kopling dan Hub kopling, digunakan dua tipe plat kopling ini dijepit oleh piring penekan dengan bantuan pegas kopling, hal ini berarti tenaga dari poros engkol baru akan diteruskan pada poros utama.
Pada kopling otomatis tersebut biasanya banyak digunakan pada sepeda motor jenis bebek dari berbagai merek.Kopling tersebut biasa ditempatkan pada poros engkol seperti pada gambar diatas.
Sebenarnya kopling otomatis ini dilengkapi dengan duabuah kopling (double clutch), yang mana kopling pertama dapat memutuskan dan menyambungkan tenaga dari Hub kopling langsung kebagian poros engkol.
Dan kopling kedua adalah dapat memutuskan dan menyambungkan tenaga dari rumah kopling kebagian hub kopling, dengan terlebih dahulu melalui plat gesek dan plat tekan.
Kedua kopling ini dapat bekerja dengan jalan memanfaatkan gaya centrifugal yang dihasilkan oleh putaran mesin.
Hub mesin dilengkapi dengan bobot centrifugal, bobot ini sewaktu mesinya belum hidup akan ada pada posisi menutup tertarik oleh pegas. Karena bobot centrifugal menutup, maka bagian hub kopling dapat mengunci langsung dengan poros engkol.Penguncian antara Hub dan poros engkol gunanya agar swaktu mesin akan dihidupkan atau ditendang kick staternya, tenaga dari belakang akan dapat diteruskan kebagian poros engkol.
Tetapi setelah mesinnya hidup, bobot centrifugal akan terlempar keluar, sehingga antara hub dan poros engkol dapat saling terbebas satu sama lain.
Pada saat mesin mati, kemudian kita putar bagian hub ini searah dengan putaran mesin, maka hub dan poros engkol akan terkunci. Tetapi bila kita putar tidak searah dengan putaran mesin, hub ini akan dapat bebas berputar pada poros engkol tersebut.
Carakerja kopling otomatis atau juga disebut dengan copling ganda adalah
Ketika pada saat stater dihidupkan maka dinamo starer tersebut mendorong poros engkol hingga mengakibatkan mesin hidup, sehingga kopling ganda atau centrifugal yang terdapat pada poros engkol tersebut ikut berputar yang mengakibatkan beban centrifugal tersebut terlempar dan membuka yang disebabkan oleh perputaran poros engkol yang tinggi.Dikarenakan centrifugal tersebut membuka maka centrifugal tersebut secara otomatis akan menekan pada mangkoan (rumah kopling) dari dalam sehingga rumah kopling ganda tersebut akan ikut berputar. Kemudian perputaran tersebut dikirim ke kampas kopling yang berada di poros utama melalui rumah kopling, yang mana plat-plat kopling akan saling menjepit bila putaran mesin dipertinggi. Yang selanjutnya putaran dilanjutkan pada poros utama. Roda gigi pemindah tenaga ini atau yang biasa disebut dengan gigi verseneling.
Friday, May 28, 2010
Kampas Kopling
Kampas kopling berfungsi sebagai pemutus dan penghubung antara poros engkol dengan poros utama (gigi ratio) pada kendara bermotor. Pada kendaraan jenis sepeda motor biasanya menggunakan jenis kopling tipe basah, yang artinya kopling tersebut terendam oleh oli pelumas dan dilengkapi dengan beberapa buah plat kopling. Pada kampas kopling ada yang dipasang pada poros engkol dan ada pula yang ditempatkan pada poros utama ( main sharf) atau yang langsung terhubung dengan as gigi verseneling, kopling yang ditempatkan pada poros engkol banyak digunakan pada sepeda motor ukuran kecil dibawah 100 cc. Contohnya seperti pada motor Honda C 70. Perhatikan contoh gambar berikut.
gambar disamping merupakan contoh gambar mesin motor Honda C70 yang kampas koplingnya terdapat pada poros engkol. Pada bagian kopling tersebut terdapat gigi kecil yang posisinya berada dibagian belakang kampas kopling yang berbentuk cincin yang terdapat pada Cruk As poros engkol. Gigi tersebut menghubungkan antara kopling dengan gigi rongsel yang terdapat pada poros utama atau gigi verseneling.
Sedangkan kopling yang dihubungkan pada poros utama digunakan pada sepeda motor ukuran 100cc keatas. Yang menggunakan kopling otomatis, yang terdapat pada poros engkol. yang mana cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan gaya centrifugal. Karena kopling jenis ini membutuhkan putaran mesin yang cukup tinggi guna mengaktifkan kopling tersebut, makanya kopling otomatis tersebut ditaruh di bagian poros engkol. perhatikan contoh gambar berikut. dan susunan rangkaian pada bagian kampas kopling.
Perangkat kopling terdiri dari rumah kopling, Hub kopling, plat-plat kopling yang terdiri dari dua jenis plat, yaitu plat tekan dan plat gesek yang dilengkapi dengan asbestos, pegas kopling dan perangkat mekanisme kopling.
gambar disamping merupakan contoh gambar mesin motor Honda C70 yang kampas koplingnya terdapat pada poros engkol. Pada bagian kopling tersebut terdapat gigi kecil yang posisinya berada dibagian belakang kampas kopling yang berbentuk cincin yang terdapat pada Cruk As poros engkol. Gigi tersebut menghubungkan antara kopling dengan gigi rongsel yang terdapat pada poros utama atau gigi verseneling.
Sedangkan kopling yang dihubungkan pada poros utama digunakan pada sepeda motor ukuran 100cc keatas. Yang menggunakan kopling otomatis, yang terdapat pada poros engkol. yang mana cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan gaya centrifugal. Karena kopling jenis ini membutuhkan putaran mesin yang cukup tinggi guna mengaktifkan kopling tersebut, makanya kopling otomatis tersebut ditaruh di bagian poros engkol. perhatikan contoh gambar berikut. dan susunan rangkaian pada bagian kampas kopling.
Perangkat kopling terdiri dari rumah kopling, Hub kopling, plat-plat kopling yang terdiri dari dua jenis plat, yaitu plat tekan dan plat gesek yang dilengkapi dengan asbestos, pegas kopling dan perangkat mekanisme kopling.
Monday, May 24, 2010
3. Blok Cylinder ( lyner) & Zueger
Lyner atau Cylinder blok mempunayi komposisi bahan dari logam jenis kejen.Itu dikarenakan kejen mempunyai sifat yang tahan panas dan tahan dengan gesekan.selain itu logam jenis ini juga tidak mudah muai dan sangat getas maka sangat cocok digunakan untuk ruang pembakaran pada motor. Pada cylinder blok juga ada yang dilapisi dengan logam jenis almunium untuk bagian sirip-siripnya yang berfungsi untuk menyerap dingin agar lyner tidak mudah panas.
Untuk melihat cc / kapasitas kendaraan bermotor kita bisa mengetahui melalui Cylinder blok. Yang dimaksud dengan cc adalah isi atau volume dari Cylinder antara TMA sampai TMB. Seperti pelajaran matematika pada waktu kita masih SD. Bagi yang pernah sekolah pasti pernah mempelajari tentang volume tabung. kalau kalian lupa. Nih tak kasih rumusnya. Diameter lingkaran tabung = D ( jari-jari R = 1/2 . D ) dan tinggi = s dengan demikian isi Cylinder dapat dihitung dengan rumus
Perbandingan compresi ( Compresion Ratio ) adalah perbandingan antara isi Cylinder pada saat torak berada di TMB dengan isi Cylinder pada saat torak berada di TMA
untuk motor bakar bensin perbandingan kompresi antara 6 s/d 11, sedangkan pada motor diesel antara 12 s/d 25.
makin besar perbandingan kompresi maka tenaga motor akan bertambah besar. Tetapi perbandingan kompresi ini dibatasi oleh faktor bahan bakar. Apabila bahan bakar kurang baik akan terjadi apa yang disebut dengan detonasi ("ngelitik") dimana tenaga motor akan menjadi turun.
Zueger ( Piston)
Pada kendaraan bermotor jenis 4 tak dan 2 tak mempunyai perbedaan masing-masing. yaitu antara lain dari bentuk fisiknya
pada motor bakar jenis 4 tak ukuran tinggi pistonya cenderung lebih pendek,kepala Cilindernya lebih rata, dan jumlah pada ring zuegernya ada 5. antara lain adalah : 2 ring zueger untuk kompresi dan 3 ring zueger yang berfungsi sebagai pengusap oli mesin agar oli yang melumasi pada batang piston tidak masuk keruang bakar. karena pelumasan pada jenis 4 tak ini menggunakan sistem pelumasan oli tekan.
Dan begitu pula sebaliknya pada piston jenis kendaraan 2 tak mempunyai ciri-ciri antara lain yaitu ukuran tinggi pada jenis kendaraan 2 tak lebih tinggi, kepala Cylindernya berbentuk cembung, dan mempunyai ring zueger 2 buah untuk kompresi. Dikarenakan pada kendaraan jenis ini mengunakan sistem pelumasan oli semprot. yang tercampur dengan bensin pada saat pembakaran. Itulah yang menyebabkan kenapa pada kendaraan pada jenis 2 Tak mengeluarkan asap yang banyak ketika terjadi pembakaran. Itu dikarenakan oli pelumasan piston ikut terbakar didalam ruang bakar.
Kerena kali ini yang sedang dibahas tentang motor bakar jenis 4 tak. maka akan saya lanjutkan pembahasan tentang piston jenis 4tak. jadi, kalau pengen tahu tentang motor jenis 2 langkah. tunggu aja setelah semua artikel jenis 4 tak ini selesai Okey?
pada piston jenis 4 langkah ini terdiri dari beberapa bagian dan mempunyai masing-masing antara lain.
Pada umumnya piston terbuat dari bahnan alumunium paduan, yang mempunyai sifat-sifat:
Tentunya kerenggangan antara diameter torak dengan diameter lubang silinder mempunyai besar tertentu pada setiap jenis motor, karena dengan kerenggangan yang terlalu besar atau terlalu kecil, kedua-duanya mempunyai pengaruh yang buruk.
Sebenarnya Piston tersebut tidak berbentuk Cylinder, melainkan diameter bagian atas umumnya lebih kecil daripada bagian bawah. Hal ini untuk menanggulangi pemuaian yang lebih banyak pada bagian atas, karena pada bagian itu menderita panas yang terbesar.
Untuk melihat cc / kapasitas kendaraan bermotor kita bisa mengetahui melalui Cylinder blok. Yang dimaksud dengan cc adalah isi atau volume dari Cylinder antara TMA sampai TMB. Seperti pelajaran matematika pada waktu kita masih SD. Bagi yang pernah sekolah pasti pernah mempelajari tentang volume tabung. kalau kalian lupa. Nih tak kasih rumusnya. Diameter lingkaran tabung = D ( jari-jari R = 1/2 . D ) dan tinggi = s dengan demikian isi Cylinder dapat dihitung dengan rumus
Perbandingan compresi ( Compresion Ratio ) adalah perbandingan antara isi Cylinder pada saat torak berada di TMB dengan isi Cylinder pada saat torak berada di TMA
untuk motor bakar bensin perbandingan kompresi antara 6 s/d 11, sedangkan pada motor diesel antara 12 s/d 25.
makin besar perbandingan kompresi maka tenaga motor akan bertambah besar. Tetapi perbandingan kompresi ini dibatasi oleh faktor bahan bakar. Apabila bahan bakar kurang baik akan terjadi apa yang disebut dengan detonasi ("ngelitik") dimana tenaga motor akan menjadi turun.
Zueger ( Piston)
Pada kendaraan bermotor jenis 4 tak dan 2 tak mempunyai perbedaan masing-masing. yaitu antara lain dari bentuk fisiknya
pada motor bakar jenis 4 tak ukuran tinggi pistonya cenderung lebih pendek,kepala Cilindernya lebih rata, dan jumlah pada ring zuegernya ada 5. antara lain adalah : 2 ring zueger untuk kompresi dan 3 ring zueger yang berfungsi sebagai pengusap oli mesin agar oli yang melumasi pada batang piston tidak masuk keruang bakar. karena pelumasan pada jenis 4 tak ini menggunakan sistem pelumasan oli tekan.
Dan begitu pula sebaliknya pada piston jenis kendaraan 2 tak mempunyai ciri-ciri antara lain yaitu ukuran tinggi pada jenis kendaraan 2 tak lebih tinggi, kepala Cylindernya berbentuk cembung, dan mempunyai ring zueger 2 buah untuk kompresi. Dikarenakan pada kendaraan jenis ini mengunakan sistem pelumasan oli semprot. yang tercampur dengan bensin pada saat pembakaran. Itulah yang menyebabkan kenapa pada kendaraan pada jenis 2 Tak mengeluarkan asap yang banyak ketika terjadi pembakaran. Itu dikarenakan oli pelumasan piston ikut terbakar didalam ruang bakar.
Kerena kali ini yang sedang dibahas tentang motor bakar jenis 4 tak. maka akan saya lanjutkan pembahasan tentang piston jenis 4tak. jadi, kalau pengen tahu tentang motor jenis 2 langkah. tunggu aja setelah semua artikel jenis 4 tak ini selesai Okey?
pada piston jenis 4 langkah ini terdiri dari beberapa bagian dan mempunyai masing-masing antara lain.
- Ring zueger. pada kendaraan 4 langkah terdiri dari 3 susun. pada susunan pertama ring zuegernya biasanya agak tumpul pada bagian tepinya dan tidak begitu tajam. Pada susunan kedua biasanya agak tebal dan agak tajam pada bagian tepinya, dan pada susunan yang ketiga pada ring piston mempunyai tiga lapis pada satu ruangan, yaitu kedua ring tipis atas dan bawah yang mengapit ring yang berbentuk gelombang. yang berfungsi menghapus oli pada dinding-dinding blok zueger.
- Pen Zueger yang berfungsi untuk mengikat zueger dengan poros engkol melalui stang zueger. walau ringan bentuknya penzueger ini terbuat dari baja paduan yang bermutu tinggi, karena ia harus tahan terhadap beban yang sangat berat.
- Kancing Pen Zueger yang berfungsi untuk mengancing pen zueger agar pen zueger tidak keluar pada saat mesin di hidupkan dan mengakibatkan benturan / gesekan antara pen zueger dengan dinding blok cylinder.
Pada umumnya piston terbuat dari bahnan alumunium paduan, yang mempunyai sifat-sifat:
- Ringan
- Penghantar Panas yang baik
- Pemuaian kecil
- Tahan terhadap keausan akibat gesekan.
- Kekuatan yang tinggi, terutama pada temperatur tinggi.
Tentunya kerenggangan antara diameter torak dengan diameter lubang silinder mempunyai besar tertentu pada setiap jenis motor, karena dengan kerenggangan yang terlalu besar atau terlalu kecil, kedua-duanya mempunyai pengaruh yang buruk.
Sebenarnya Piston tersebut tidak berbentuk Cylinder, melainkan diameter bagian atas umumnya lebih kecil daripada bagian bawah. Hal ini untuk menanggulangi pemuaian yang lebih banyak pada bagian atas, karena pada bagian itu menderita panas yang terbesar.
Wednesday, May 19, 2010
2.Silinder Kop
Pada silinder Kop terdiri dari beberapa macam bagian antara lain adalah :
Ciri-ciri kerusakan pada Noken as antara lain adalah :
- Timbul suara kasar pada Cylider kop seperti suara ngeclek pada bagian depan mesin.Itu biasanya disebabkan karena terjadinya keausan pada bubungan pada noken as atau bisa juga disebabkan kerena laker / bos pada noken as mengalami kocak atau goyah.
- Ketika mesin dihidupkan tidak bisa stasioner, Hal tersebut disebabkan karena salah satu bubungan pada noken as mengalami keausan sehingga pada waktu bubungan mendorong timelar untuk melakukan proses membukanya katup klep tidak bisa maksimal.
Solusinya bila hal tersebut terjadi adalah dipopok bagian bubungan atau diganti dengan yang baru.
Pemeriksaan rutin yang harus kita lakukan pada motor dalam menservis kendaraan bermotor biasanya adalah pada celah bebas katup secara berkala. Jarak celah bebas pada setiap kendaraan bermotor tidak lah sama.maka kita perlu informasi dari deler yang bersang kutan untuk mengetahui berapa jarak celah katup pada kendaraan yang kita pakai. Biasanya untuk kendaraan jenis bebek jarak celahnya sekitar kurang lebih 0,5 mm. Kita bisa mengukur jarak tersebut dengan menggunakan alat yang bernama fuller. Untuk melakukan penyetelan klep mesin diwajibkan dalam posisi TOP dimana posisi top ini adalah zueger atau torak berasa di TMA pada akhir langkah kompresi atau pada saat mesin melakukan proses pembakaran dan posisi katup keduanya dalam keadaan menutup rapat seperti contoh gambar Cylider kop diatas.
Akibat yang ditimbulkan apabila kita melakukan penyetelan klep salah atau tidak pada ukurannya antara lain adalah : Apabila celah katup terlalu rapat atau tidak mempunyai celah bebas sama sekali, katup akan terbuka lebih cepat dan kemungkinan besar setelah mesin panas, katup tidak dapat menutup secara sempurna karena disebabkan celah untuk pengembangan tidak ada. Dan akan mengakibatkan mesin tidak bertenaga karena kompresi pada motor mengalami pembocoran pada celah klep yang kurang rapat.
Begitu pula sebaliknya, apabila celah bebas katup terlalu renggang. katup akan terlambat untuk membuka dan cepat menutup kembali, hal ini berarti kerugian pemasukan bahan bakar yang mana bahan bakar yang diisap menjadi sedikit, juga gas sisa pembakaran tidak terbuang dengan sempurna.
- Noken as ( poros Bubungan ) fungsinya sebagai pengatur waktu pembukaan dan penutupan katup masuk dan katup buang pada kepala Cylinder ( Cylinder Head ) noken as sendiri bentuknya bulat telur dan biasanya untuk sebuah katup mempunyai bubungan tersendiri.Poros bubungan berputar lebih lambat dari pada poros engkol. Itu dikarenakan jumlah gigi kamprat yang terdapat pada noken as jumlah giginya dua kali kebih banyak dari pada jumlah gigi yang ada pada poros engkol. Perbandingan perputaran antara noken as dengan poros engkol adalah ketika gerak zueger (piston) melakukan proses 4 langkah berarti poros engkol telah melakukan gerakan putaran dua kali dan poros noken as baru malakukan gerakan putaran sebanyak satu kali. Hal ini berarti kontruksi poros noken as dapat dibagi menjadi empat bagian sesuai dengan langkar Torak (zueger), karena setiap seperempat putaran poros noken as adalah sama dengan satu langkah torak. Perhatikan contoh gambar bagian dari noken as berikut ini.
Ciri-ciri kerusakan pada Noken as antara lain adalah :
- Timbul suara kasar pada Cylider kop seperti suara ngeclek pada bagian depan mesin.Itu biasanya disebabkan karena terjadinya keausan pada bubungan pada noken as atau bisa juga disebabkan kerena laker / bos pada noken as mengalami kocak atau goyah.
- Ketika mesin dihidupkan tidak bisa stasioner, Hal tersebut disebabkan karena salah satu bubungan pada noken as mengalami keausan sehingga pada waktu bubungan mendorong timelar untuk melakukan proses membukanya katup klep tidak bisa maksimal.
Solusinya bila hal tersebut terjadi adalah dipopok bagian bubungan atau diganti dengan yang baru.
- Timelar atau Tuas katup.befungsi sebagai pendorong katup klep ketika noken as bergerak dan melakukan kontak pada Tuas katup. Pada timelar juga terdapat baut penyetel klep yang terdapat pada ujung bagian timelar. fungsinya untuk mengatur jarak membukanya klep. ketika timelar mulai menekan klep kedalam. perhatikan contoh gambar berikut ini.
Pemeriksaan rutin yang harus kita lakukan pada motor dalam menservis kendaraan bermotor biasanya adalah pada celah bebas katup secara berkala. Jarak celah bebas pada setiap kendaraan bermotor tidak lah sama.maka kita perlu informasi dari deler yang bersang kutan untuk mengetahui berapa jarak celah katup pada kendaraan yang kita pakai. Biasanya untuk kendaraan jenis bebek jarak celahnya sekitar kurang lebih 0,5 mm. Kita bisa mengukur jarak tersebut dengan menggunakan alat yang bernama fuller. Untuk melakukan penyetelan klep mesin diwajibkan dalam posisi TOP dimana posisi top ini adalah zueger atau torak berasa di TMA pada akhir langkah kompresi atau pada saat mesin melakukan proses pembakaran dan posisi katup keduanya dalam keadaan menutup rapat seperti contoh gambar Cylider kop diatas.
Akibat yang ditimbulkan apabila kita melakukan penyetelan klep salah atau tidak pada ukurannya antara lain adalah : Apabila celah katup terlalu rapat atau tidak mempunyai celah bebas sama sekali, katup akan terbuka lebih cepat dan kemungkinan besar setelah mesin panas, katup tidak dapat menutup secara sempurna karena disebabkan celah untuk pengembangan tidak ada. Dan akan mengakibatkan mesin tidak bertenaga karena kompresi pada motor mengalami pembocoran pada celah klep yang kurang rapat.
Begitu pula sebaliknya, apabila celah bebas katup terlalu renggang. katup akan terlambat untuk membuka dan cepat menutup kembali, hal ini berarti kerugian pemasukan bahan bakar yang mana bahan bakar yang diisap menjadi sedikit, juga gas sisa pembakaran tidak terbuang dengan sempurna.
- Bos klep atau bos katup ini berfungsi untuk menjaga agar klep katup bergerak stabil secara vertikal dan menjaga agar oli yang melumasi bagian noken as tidak masuk melalui celah-celah as katup hingga masuk keruang bakar. Karena pada bos klep terdapat sil dari karet yang menjaga agar bos klep dengan as klep tetap rapat. Bos katup ini bisa diganti apabila bos katup tersebut sudah aus dan kocak.
- Klep (katup) ini berfungsi untuk mengatur membuka dan menutupnya saluran hisap dan buang pada saat mesin melakukan pembakaran.Kurusakan yang sering terjadi pada katup ini adalah bagian bibir klep dengan setingan klep sudah tidak rata sehingga klep tidak bisa menutup dengan rapat atau as klep mengalami bengkok. solusinya apabila bibir klep sudah tidak rata lagi adalah kita bisa memperbaikinya dengancara menyekur bibir klep tersebut dengan obat khusus yang bernama karburandum.Untuk mengetahi bagaimana tehnik menyekur saya akan membahasnya nanti.Jadi mohon sabar dulu. Oke?
- Per klep. berfungsi untuk mengembalikan klep kedalam posisi semula ketika klep didorong oleh timelar atau tuas katup untuk melakukan proses membuka dan menutup.Biasanya pada tiap katup terdapat dua per dan pada per tersebut juga terdapat pinggan per dan kancing per yang berfungsi untuk menjaga agar per tidak lepas dari as katup. danjuga terdapat ring yang berfungsi sebagai alas per.Kerusakan yang biasa terjadi pada per klep adalah per klep sudah lembek sehingga per tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik maka yang akan terjadi klep akan bocor dan kurang rapat. Cara mengatasinya hanya per diganti dengan yang baru.
Subscribe to:
Posts (Atom)










